Artikel
Asal-usul Suku Nias
2026-04-17 11:21:58 | 31 kali dibaca
Menurut kepercayaan purba, suku Nias atau keturunan Nias adalah yang diturunkan dari langit. Menurut rnitosnya, jutaan tahun sebelum ada langit dan burni sudah ada Sihai.
Sihai ini tidak beribu, tidak berbapak, dan tidak kawin, tetapi mempunyai telinga dan hidung yang tidak terkira jumlahnya. Sihai ini tidak mati dan tinggal menetap -di atas awang-awang. Mula-mula Sihai menciptakan bumi dan benda-benda di atas langit termasuk setari dan segala macam penyakit. Kemudian, Sihai menciptakan manusia. Manusia yang dijadikannya ialah seorang laki-laki yang bernama Mosilaowa dan seorang perempuan bernama Sibolowua. Kedua insan ini dikawinkannya menjadi suami istri. . Mereka melahirkan anak laki-laki dan anak perempuan. Ketiga anak itu adalah laki-laki, yaitu Tuha SOgomigomigomi, Tuha Sahonohono, dan Tuha Sidunia I..Olombawa. Yang mempunyai keturunan hanyalah Tuha Sidunia LOlombawa. Keturunannya yang ke-40 bernama Sirao. Sirao menjadi raja di Tete Holi Ana'a. Raja Sirao mempunyai tiga orang permaisuri dan sembilan orang putra.
Putraputra Sirao, setelah melalui pertandingan, akhimya putranya y~ bernama - Luomewona ditetapkan berhak menjadi putra mahkota. Putranya y~g delapan orang lagi meminta tempat kediaman dan kedudukan . .()i antara 9 orang putra raja Sirao hanyalah 4 orang putranya dan l orang cucunya yang pindah ke tanah yang telah ditentukan. Jadi, yang menjadi priburni TanoNiha 'tanah Nias' itu terdiri dari 5 orang nenek moyang yang masing-masing hernama Hia, Gozo, Hulu, Daeli, dan Zebua. Asal-usul suku Nias ini dapat kita ketahui melalui hoho 'sy3:ir' dari Ere hoho 'pujangga'. Ere hoho mencerita kannya dalam bentuk puisi. Ada hoho di kala molaya 'menari' ada hoho di kala owa3ll 'pesta besar' ada hoho di kala falowa 'pesta kawin' dan ada hoho di kala ada orang meninggal. Ere hoho menceritakan bahwa asal mula suku Nias itu adalah anak-anak Sirao tadi yang nidada 'diturunkan' dari Tete Holi Ana'a (barangkali yang dimaksudkan adalah langit) ke Tano Niha 'tanah Nias'. Karena raja Sirao tadi yang mula-mula mendiami Tano Niha dan di kala itu tidak ada seorang pun manusia, merekalah manusia yang pertama penghuni tanah ini, justru tanah ini disebut tanah Niha. 'orang, manusia, insan'. Kaumnya disebut ono niha (ono =bani, anak, atau turunan).
Ada juga mitos yang menceritakan bahwa suku Nias ini ·berasal dari Barus yang menjadi pelaut-pelaut yang ulung berlayar sampai ke Madagaskar. Untuk itu, baiklah menjadi tugas antropolog menyelidiki asal-usul suku Nias ini.
Referensi → Lihat lebih banyak lagi
Böi tuko wulawa tanömö golowingöu
Jangan mencari atau menciptakan masalah bagi dirimu sendiri